BATASAN PERSAHABATAN ANTARA IBU DAN ANAK WANITA

Ketika anak wanita anda memasuki remaja, mereka sedang menyongsong masa-masa kehidupan yang baru, yaitu memasuki masa kedewasaan. Dengan  begitu,  anda sebagai ibu akan dituntut lebih cerdas memosisikan diri. Kapan waktunya menjadi teman atau orangtua. Pasalnya, tak mudah membangun keakraban antara sesama wanita. Jika salah mengambil sikap, bersiaplah hubungan beda usia ini menjadi rumit, bahkan bisa saja berkonflik.

Meskipun keakraban bak teman antara ibu dan anak kini semakin menjadi tren, tetapi bersikap terlalu akrab kadang kala membuat posisi ibu sulit untuk menghadapi putrinya. Hierarki antara ibu dan anak wanitanya masih diperlukan agar anak tahu kapan ia bisa menerima masukan ibunya sebagai teman dan kapan harus mematuhi perintah ibunya sebagai orangtua.

Bagaimanapun, kelak anak bisa melihat sosok ibu sebagai teman. Sebuah survei menunjukkan bahwa 71 persen wanita usia 21 hingga 54 tahun menganggap ibunya sebagai teman.

Yang perlu dilakukan ibu masa kini adalah menyeimbangkan peran sebagai orangtua dan teman. Ibu juga perlu bersikap tegas, keras, dan disiplin terhadap anaknya. Bagaimana anak menghargai orangtua, dipengaruhi bagaimana ayah dan ibunya memosisikan diri.

Hubungan hierarki antara ibu dan anak berdampak positif pada penghargaan privasi setiap individu. Anda sebagai wanita dewasa dan juga sebagai ibu memiliki kehidupan pribadi yang berbeda dengan anak wanita Anda.  Begitu pun dengan anak wanita Anda, ia memiliki teman dan perlu bergaul dengan orang lain seusianya untuk membangun kepribadian dan jati dirinya. Adanya hierarki memudahkan orangtua dan anak untuk menjalani kehidupan masing-masing.

Bayangkan jika hubungan ibu-anak terlalu dekat sehingga semua kegiatan selalu dilakukan bersama. Yang terjadi adalah si anak terperangkap dalam kehidupan bersama ibunya dan merasa bersalah jika harus meninggalkan ibunya untuk bergaul bersama anak lain seusianya. Hubungan yang terlalu dekat seperti ini juga membawa pengaruh buruk bagi ibunya. Di saat harusnya ibu bisa melakukan berbagai kegiatan bersama komunitas ibu atau kegiatan positif lain, ia justru terperangkap dalam hubungan “pertemanan” dengan anak wanitanya.

Jika hubungan yang terlalu dekat sudah telanjur terjadi antara ibu dan putrinya, sikap dewasa menjadi solusinya. Anda sebagai ibu, wanita dewasa, sudah semestinya mengambil peran ini. Bersikaplah dewasa, hargai privasi dan kemandirian anak wanita yang menjelang dewasa. Dengan bersikap seperti ini, anak pun akan menghargai orangtuanya, tidak hanya sebagai teman, tetapi juga sebagai ibu.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s