MENGASAH KECERDASAN DENGAN EKSTRAKULIKULER

Setiap Manusia dianugerahi dengan otak kiri dan kanan. Oleh karena itu, kecerdasan anak tidak hanya dapat dilatih dengan cara belajar di kelas. Kecerdasan juga bisa diasah melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Demikian hal itu dikatakan oleh Pakar EsQ dan Inteljensi Skill di Jakarta. Dengan memegang prinsip itu, sejak beberapa tahun yang lalu para pakar pendidikan rajin menggalakkan ekstrakurikuler di masing-masing sekolahnya.
“Kalau ada anak yang tidak pandai dalam mata pelajaran, bukan berarti dia juga bodoh dalam hal lain. Dengan ekstrakurikuler ini kita bisa menggali bakat terpendam anak,” begitu menurut para pakar.

Saat ini di berbagai sekolah dasar mempunyai berbagai ekstrakurikuler, seperti menari, bernyanyi, kasidah, mengaji, dan sains. Tenaga pengajar ekskul diambil dari tenaga luar. Kebanyakan dari mereka berasal dari kenalan para guru ataupun wali murid.
Dengan pelajaran ekstrakulikuler maka murid-murid sering kali memenangkan lomba di berbagai ajang, sehingga mereka akan mampu mengaktualisasikan dirinya di antara teman sebayanya

Sebagaimana diutarakan di atas, bahwa manusia tidak bias didoktrin dengan mata pelajaran yang bersifat formal, banyak dari anak-anak kita yang mempunyai bakat di luar pelajaran yang bersifat formal, dengan begitu pendidikan akan menghasilkan para tenaga pekerja dan entrepreneur yang siap mengisi pembangunan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s