ANAK DAN HEWAN PELIHARAAN

Saya mempunyai anak sulung perempuan yang mempunyai peliharaan anjing sejak kecil, tapi kami sebagai ayah dan bundanya selalu terus menunda-nunda membelikan anjing untuknya. Sampai di ulang tahunnya yang ke 7, akhirnya saya belikan dia seekor anjing keturunan buldog. Ia suka sekali dan terlihat sangat menyayangi anjingnya. Tapi namanya juga anak-anak, lama-lama dia sering lupa menyisiri lambut dogy yang memang harus rajin disisir.

Setahun setelah dogy kami beli, tiba-tiba saja dia jatuh sakit, bahkan kemudian tak tertolong lagi dan kemudian mati. Putri saya tentu sangat terpukul, tapi kejadian itu spontan membukakan mata saya, bahwa kami terlalu cepat membelikan binatang peliharaan untuk anak kami.
Kejadian itu lantas menjadi pelajaran berharga yang selalu saya bagi dengan teman-teman yang ingin membelikan binatang peliharaan untuk anaknya. Dalam sebuah artikel disebutkan rekomendasi binatang peliharaan yang cocok untuk anak-anak seperti yang direkomendasikan oleh aspca.org.
Beberapa di antaranya mengatakan:
BAYI
Bayi tak bisa memegang dan berhati-hati pada hewan peliharaan. Apabila Anda memiliki hewan peliharaan dan anak Anda baru saja lahir, berhati-hatilah, jangan sampai si kecil dilukai oleh hewan peliharaan.
BALITA
Pada usia ini, si kecil sedang aktif bergerak. Mereka akan penasaran dan merasa gemas dengan hewan peliharaan. Jangan sampai pula si kecil memegang tempat makan kucing atau anjing kesayangan. Bahkan, jika Anda memiliki ikan kecil pada aquarium, ada baiknya jauhkan dari jangkauan si kecil.
USIA 3-5 TAHUN
Pada usia 3-5 tahun, anak-anak belajar berkomunikasi dan berempati. Anda bisa mengajari si kecil memberi makan hewan peliharaan. Buah hati pasti senang dilibatkan dalam memberi makan hewan peliharaaan.
Memasuki usia lima tahun ke atas, anak mulai menunjukkan ketidakkonsistenannya. Mereka mulai menyukai hewan-hewan yang kecil, seperti marmut atau ikan mas. Mereka sangat senang membersihkan kandang, mengisi air, memberi makan, dan menghias kandang si hewan peliharaan. Tapi, pastikan anak-anak membersihkan tangan usai bermain dengan si hewan.
Dalam artikel tersebut juga dijelaskan bahwa anak-anak berusia 10-13 tahun sudah memiliki respon yang bagus terhadap binatang peliharaan. Juga sudah bisa diajari member makan, mengajak jalan-jalan atau membersihkan kandang. Untuk anak 14-17 tahun yang sudah mulai sibuk dianjurkan untuk memelihara burung atau ikan. Jika buah hati beranjak dewasa, tak ada salahnya orangtua memelihara anjing atau kucing sebagai kawan di rumah.

Tidak terlalu sulit untuk menentukan kapan si kecil boleh punya binatang peliharan bukan? Kata kuncinya adalah harus terlebih dahulu menanamkan pemikiran bahwa memelihara binatang memerlukan tanggung jawab yang besar.
Akan tetapi di Indonesia belum ada petshop yang bisa menyewakan hewan peliharaaan sehari dua hari agar anak/calon pemilik bisa mengira-ira sebesar apa tanggung jawab yang harus dipikul bila memilih memelihara binatang peliharaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s